Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anak, Begini Caranya (2)  

Makanan dan sistem imunitas tubuh memang berhubungan erat. Banyak makanan sumber gizi yang dibutuhkan anak agar daya tahan tubuhnya meningkat. Di antaranya adalah:

Vitamin C

Vitamin C berguna meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Kandungan vitamin C yang alami bisa didapat dari buah dan sayur, misalnya jeruk, wortel, dan lainnya.

Kalsium

Unsur kalsium juga berperan untuk menjaga tubuh dengan melawan kuman atau zat asing lain yang hendak masuk ke dalam tubuh. Adapun sumber kalsium dari hewani antara lain adalah udang, daging sapi, kuning telur, ikan, dan susu. Sedangkan, sumber kalsium dari nabati antara lain adalah sayuran berdaun hijau seperti brokoli, daun singkong, daun pepaya, dan bayam. Kalsium juga banyak terkandung dalam biji kenari, wijen, almon, kacang kedelai, dan kacang merah.

Seng

Di dalam tubuh manusia, seng/zinc merupakan mikronutrien penting yang paling banyak tersebar dalam sel.Fungsi seng antara lain adalah meningkatkan perkembangan tubuh, menambah inteligensi, memperkuat imunitas, meningkatkan kesehatan mata, meningkatkan pertumbuhan, perpecahan dan regenerasi sel, sistem syaraf, sistem pencernaan, dan lainnya. Bahkan, seng merupakan mikro-nutrien penting dalam otak besar.

Unsur seng banyak terdapat pada ikan, daging, telur, dan produk makanan hewani lainnya.

Madu

Madu merupakan sumber protein penting yang membantu meningkatkan imunitas dan menjaga stamina tubuh. Riset yang dilakukan Peter C. Molan (1992), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, di Hamilton, Selandia Baru, membuktikan bahwa madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit.

Beberapa penyakit infeksi dari berbagai patogen yang dapat dihambat dengan madu antara lain penyakit lambung dan saluran pencernanan; penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk dan demam, penyakit jantung, hati, paru, dan penyakit-penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga, dan syaraf.

Prebiotik

Selain berfungsi memelihara bakteri baik di dalam pencernaan, prebiotik juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam saluran pencernaan sekaligus mencegah timbulnya alergi. Ya,

bila kekebalan saluran pencernaan baik, kekebalan tubuh secara umum juga akan baik. Sistem pencernaan yang baik adalah benteng anak dari kuman penyakit.

Sumber prebiotik dapat diperoleh dari makanan alami seperti gandum, bawang, pisang, bawang putih, madu, dan kacang-kacangan. Prebiotik juga banyak terdapat makanan olahan seperti yogurt.

-Flavonoid

Flavonoid adalah sejenis pigmen, seperti zat hijau daun yang sering terdapat pada tanaman hijau yang dapat meningkatkan sistem imunitas. Secara ilmiah, flavonoid terbukti mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit.

Salah satu jenis flavonoid yang sangat banyak terdapat pada biji kedelai adalah isoflavon. Fungsi isoflavon adalah untuk meningkatkan sistem imunitas.

Susu kedelai juga mengandung flavonoid yang dapat menambah daya tahan tubuh. Menurut penelitian, susu kedelai umumnya mengandung protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, dan sejumlah kecil mineral yang sangat tinggi dan dibutuhkan oleh tubuh, baik untuk memperlancar metabolisme maupun untuk pertumbuhan, perbaikan sel yang rusak, sumber energi, ataupun untuk menambah imunitas.

 

ISTIRAHAT/TIDUR CUKUP

Pastikan anak memiliki jam tidur yang cukup. Jam tidur yang cukup akan membuat sistem kekebalan tubuh anak lebih kuat. JIka anak kesulitan tidur dan kualitas tidurnya terus menurun akan menghambat produksi interleukin-1, protein yang diproduksi oleh sel-sel tertentu yang mencegah kuman penyakit memasuki tubuh melalui kulit. Istirahat yang cukup akan menurunkan risiko flu dibandingkan ketika kurang tidur.

Kebutuhan tidur anak lebih lama dibandingkan dengan orang dewasa.Bayi di bawah usia 6 bulan membutuhkan waktu tidur sebanyak 20 jam per hari. Sedangkan balita membutuhkan waktu tidur hingga 13 jam per hari. Di atas usia balita, porsi tidur sekitar 10 jam perhari.

 

JAGA KEBERSIHAN DIRI

Kebersihan diri juga perlu dijaga untuk menjaga si kecil terserang penyakit, misalnya teratur mencuci tangan sebelum dan setelah makan, juga setelah buang air kecil/air besar. Meski begitu, perlu kita tahu, sistem kekebalan tubuh butuh paparan bakteri dan virus untuk berlatih memeranginya. Hal ini merupakan cara kerja antibodi dimana mendukung sel tubuh dalam memerangi infeksi.

 

JAUHKAN DARI PAPARAN POLUSI

Polutan udara dapat akan merusak silia rambut di dalam hidung yang berfungsi sebagai penangkal masuknya benda asing ke dalam tubuh. Maka hindari anak dari pencemaran udara seperti asap rokok, asap pembakaran dan beberapa bahan kimia yang berbahaya yang sering dijadikan bahan dalam beberapa alat rumah tangga.

Satu contoh, asap rokok memiliki sekitar 4.000 bahan kimia yang berbeda yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh siapa saja yang menghirupnya. Anak yang terpapar asap rokok lebih rentan terhadap infeksi telinga, batuk, pilek, bronkitis, dan masalah pernapasan lainnya. Karena itu, mari ciptakan dan upayakan lingkungan yang bersih dan sehat untuk buah hati tercinta.

Foto: freepik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + 10 =