Me Time, Saatnya Untuk Memanjakan Diri Sendiri

Pernahkah Anda meninggalkan anak-anak bersama dengan papanya dan Anda pergi sendiri menghabiskan waktu untuk diri sendiri?

Ya, sehari-hari beraktivitas mengurus keluarga, baik anak dan suami, ditambah sibuk dalam pekerjaan, membuat Moms merasa tak ada waktu luang. Rutinitas seharian telah menyita waktu sehingga Anda sulit untuk melakukan me time.  Padahal, me time sangat penting dan diperlukan, lo Moms. Me time bermanfaat untuk memperbaiki kondisi fisik dan psikis.

Me time merupakan kebutuhan setiap orang, termasuk Moms. Namun ketika menikah, memiliki kewajiban harus mengurus keluarga selama ’24 jam’. Plus, Anda juga sibuk bekerja, sehingga Anda tak memiliki waktu untuk pribadi.

Apa itu me time? Yang dimaksud me time adalah waktu untuk diri sendiri tanpa kehadiran orang lain, sehingga Anda bisa melakukan aktivitas sendiri atau bahkan tanpa melakukan apapun. Boleh dibilang, me time adalah waktu luang yang benar-benar dinikmati sendirian.

Secara umum, me time adalah melakukan kegiatan yang membuat Anda merasa rileks dan menjadi diri sendiri. Kenapa me time penting? Nah, banyak yang belum tahu bahwa salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan adalah dengan melakukan me time.

HORMON KORTISOL

Me time ada hubungannya dengan hormon dalam tubuh. Seperti dikatakan r. Claudia Lee dari divisi kesehatan mental Sydney Integrative Medicine, hormon stres atau kortisol berpengaruh pada fungsi kekebalan tubuh, tekanan darah, dan proses antiinflamasi pada tubuh. Ketika melakukan sesuatu yang memperlambat hormon kortisol, maka imunitas, tekanan darah, dan proses antiinflamasi tubuh tubuh kembali ke taraf normal.

Perlu dipahami, me time bukan berarti mengesampingkan kodrat sebagai seorang ibu. Ini hanya penyeimbang agar ibu juga terpenuhi kebutuhannya, yaitu kebutuhan untuk beristirahat dan menyegarkan diri agar kembali bersemangat menjalani rutinitas. Dengan kata lain, me time adalah bentuk penyeimbang kegiatan, hormon, masalah dan berpengaruh baik terhadap otak, jantung dan seluruh organ dalam tubuh. Jadi Anda akan sehat secara fisik, psikis, tidak stres, bahagia, dan membuat seluruh keluarga berbahagia.

SEGUDANG MANFAAT ME TIME

Nah, berikut ini berbagai manfaat me time, yaitu:

  • Meningkatkan mood, merasa bahagia dan sejahtera tanpa ada rasa bersalah
  • Bisa memahami diri sendiri jadi lebih mendalam dan lebih baik.
  • Siap berkomunikasi dan berinteraksi dengan lebih baik terhadap lingkungan.
  • Membuat kondisi mental jadi lebih baik. Jauh dari stres, kesal, marah atau uring-uringan. Memandang hidup jadi lebih positif.
  • Meningkatkan kesehatan
  • Berpikir lebih positif
  • Memberikan manfaat buat orang di sekeliling Anda
  • Anda dapat menyalurkan stres dengan cara yang lebih positif
  • Melakukan keseimbangan

 

Perlu kita tahu, perasaan dan emosi yang muncul pada diri Anda tidak terjadi begitu saja. Hal tersebut dipengaruih oleh reaksi kimia yang ada pada tubuh. Reaksi inilah yang bertanggung jawab terhadap perasaan positif maupun negatif. Di antara dua perasaan itu, tentu perasaan positif seperti bahagia, senang dan cinta yang paling diinginkan.

Dopamin dan serotonin adalah amina biogenik. Keduanya dikenal sebagai neurotransmitter yang disekresikan oleh sel-sel saraf yang memengaruhi aktivitas sel-sel saraf lainnya. Amina ini adalah zat yang sangat penting karena mereka memengaruhi kesehatan mental, emosional, dan fisik manusia. Bahkan kekurangan kecil atau tingkat berlebihan baik amina dapat mengubah kesehatan manusia.

Kedua hormon ini berada di otak dan berproduksi secara alami. Dopamin, misalnya, jumlahnya meningkat seiring seseorang tidur nyenyak, berolahraga, ataupun sedang melakukan seks. Maka, tidak heran jika seseorang melakukan kegiatan tersebut seringkali mendapatkan rasa tenang dan nyaman.

Hormon dopamin berpengaruh pada rasa menyenangkan dari jatuh cinta, gembira, motivasi, dan rasa percaya diri. Meski demikian, jika hal tersebut berlangsung berlebihan bisa berbahaya. Kelebihan dopamin akan menyebabkan orang mengalami gangguan mental. Contohnya, ada orang yang saking senangnya memiliki kartu kredit, akhirnya dopamin meningkat dalam dirinya, merusak otak depan yang fungsinya mengambil keputusan dan akhirnya dia menjadi sophaholic. Ini sudah kategori gangguan jika berlebihan.

Hasil studi Alyssa Westring, asisten profesor di DePaul University, Chicago, bersama Stew Friedman, profesor manajemen di Wharton School, membuktikan bahwa me time sangat penting dan bermanfaat bagi individu. Menurut studi ini, para ayah dan ibu pekerja yang selalu menyediakan watu untuk diri sendiri sepanjang 12-15 minggu (sesuai periode riset ini) ternyata berhasil mendapatkan peningkatan dalam hal kesejahteraan pribadi, kepuasan kerja, maupun kepuasan bersama kelaurga.

Jika Anda mengambil jeda dari rutinitas, Anda akan merasa segar dan lebih bahagia. Jika Anda jernih dalam berpikir, tubuh terasa bugar, dan hati merasa senang. Semua itu akan berdampak positif bagi orang-orang di sekeliling Anda, di rumah, tetangga, hingga ke tempat kerja dan relasi bisnis Anda. Tentunya ini akan membuat Anda menjadi lebih positif.  Orang di sekitar Anda menjadi lebih nyaman berada di dekat Anda dan Anda pun merasa senang.

 

BILA KURANG ME TIME

Ketika kita terus melakukan kegiatan sehari-hari tanpa beristirahat, hormon kortisol tidak akan menurun sehingga tubuh kita tidak berfungsi dengan baik. Anda pun mulai sulit berkonsentrasi, mudah marah dan mengalami penurunan libido. Anda bisa sakit, merasa takut dan stres.

Kadar hormon kortisol yang tinggi juga bisa mengakibatkan stres kronis. Akibatnya, suasana hati seseorang cenderung mudah berubah dan ia mengalami gangguan kecemasan, depresi serta insomnia. Selain itu, imunitas akan menurun sehingga tubuh lebih mudah terkena penyakit karena kesehatan melemah.

Ketika Anda stres, detak jantung meningkat, muncul keringat dingin, sulit mengambil keputusan, mudah marah, sulit konsentrasi, berpikiran negatif. Dengan kata lain, banyaknya orang yang stres dan terkena penyakit adalah karena kurang melakukan me time.

Jadi, jika hormon dopamin rendah maka :

  • Mood sering berubah-ubah
  • Sulit berkonsentrasi atau memfokuskan pikiran Anda
  • Insomnia atau sulit tidur
  • Merasa lelah
  • Merasa cemas
  • Makan secara berlebihan yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan

Ada pula hormon serotonin yang juga tidak kalah pentingnya. Jika kadar serotonin naik, kadar dopamin akan turun. Begitu juga sebaliknya. Hal yang sedikit berbeda adalah fungsinya. Ya, di sini serotonin mempunyai fungsi lebih banyak daripada dopamin.

Secara umum fungsi-fungsi serotonin tersebut di antaranya mengatur tidur, meningkatkan suasana hati, mengatur nafsu makan, mengontrol kemarahan dan agresi, mengatur suhu tubuh, meningkatkan kondisi emosional dan juga gairah seksual. Kadar serotonin yang rendah dapat memicu tubuh untuk depresi, cemas, gangguan kecemasan sosial, gangguan obsesif-kompulsif, agresi, migrain, kecenderungan bulimia, kecanduan seksual. Serotonin, berfungsi dalam menstabilkan mood.

 

KAPAN WAKTU ME TIME ?

Waktu dan jenis me time memang beragam dan berbeda-beda tergantung individu masing-masing. Moms bisa melakukan me time saat Si Kecil bersama ayah, kakek, nenek atau anggota keluarga lainnya. Dengan begitu, Moms tetap tenang meski harus meninggalkan sejenak kesibukan sehari-hari.

Durasinya pun berbeda. Ada yang cukup 10 menit, 1 jam, atau bahkan dari pagi sampai malam. Begitu juga dana yang diperlukan berbeda. Me time itu tak perlu keluar uang juga bisa kok asal tahu caranya.

Bila Mams bingung akan melakukan apa untuk me time, beberapa hal berikut mungkin bisa Mams lakukan yang akan membuat Mams nyaman dan rileks:

  • Perawatan kecantikan
  • Berkumpul dengan teman-teman
  • Melakukan hobi: berkebun, membaca, menonton film, memasak, menjahit, menggambar, shopping, fotografi dan lainnya
  • Menjadi anggota komunitas yang diminati
  • Menelpon sahabat
  • Tidur
  • Kegiatan lain membuat Moms merasa santai

Sebenarnya me time tidak ada waktu yang terbaik. Waktu yang terbaik adalah ketika di waktu itu kita benar-benar manfaatkan buat diri sendiri, tanpa adanya gangguan. Jadi semisal kalau malam hari saat semua tidur, lalu kita masih ada tenaga untuk meditasi. Atau, berendam di ember. Tak apa-apa , yang penting sendiri. Berapa lamanya? lebih baik 15 menit setiap hari daripada 2 minggu sekali tapi  1 jam. Kuantitas tidak penting, yang penting kualitas. Fokus ke dalam diri, itu menjadi dasar untuk proses keseimbangan dalam diri.

Berinteraksi dengan teman kantor atau tetangga sekalipun itu adalah bagian me time. Itu namanya interpersonal Me Time. Bahkan misal di kursi kerja pun, hanya tutup mata, dengar musik  5 menit jika itu disukai, lakukanlah karena itu bisa menurunkan stres. Yang penting adalah kita suka kegiatan itu dan tak membuat stres, itu sudah menyeimbangkan hormon dalam diri kita.

Mengabaikan me time hanya akan menjadi bom waktu, yang akan memengaruhi fisik, psikis, dan yang menjadi korban adalah anak dan paling menderita adalah diri Anda sendiri. Maka mari mulai saat ini untuk berkomitmen menjadi lebih sehat dengan memperbanyak me time.

HAL PENTING LAINNYA

Tak kalah penting, ada 3 hal yang harus kita ingat mengenai me time adalah:

  1. Refleksi diri, mungkin dengan evaluasi diri ketika kondisi tenang, belajar masuk ke dalam diri
  2. Relaks dengan banyak kegiatan yang Anda ingin lakukan.
  3. Recharge, selalu ingat bahwa kita membutuhkan energi untuk hidup selayaknya sebuah mainan yang membutuhkan baterai. Recharge ini bisa dengan meditasi, Yoga, dan konsumsi makanan mengandung gizi. (hil)

Narasumber: Bunda Lucy

Foto: freepik.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − nineteen =