Pahami Perkembangan Anak Usia 0-1 Tahun

Perkembangan anak 0-1 tahun adalah golden age pertama yang sangat perlu dikuasai terlebih oleh ibu hamil dan anaknya yang masih kecil atau bagi yang berencana punya anak

Poin pertama yang sangat penting adalah tentang proses kelahiran anak antara normal dan sesar. Anak dengan kelahiran sesar memiliki masalah 80% di bandingkan anak kelahiran normal. Kenapa?  Karena:

  1. ketika lahir normal otot otak anak seperti diperas, maka dalam beberapa detik harus keluar dari jalan lahir. Otak anak lahir normal meiliki daya survival yang lebih tinggi dibanding anak yang lahir sesar karena tidak terstimulus dan membuat otot otak banyak yang lemah
  2. Ketika lahir sesar kondisi anak tidak siap karena dipaksa keluar, sehingga menimbulkan rasa cemas, takut dan stres ketika melihat dunia luar secara tiba-tiba.
  3. Anak dengan kelahiran normal memiliki fase dimana dia berjuang mencari jalan lahir yang pada akhirnya bisa keluar dengan sukses sementara anak dengan kelahiran sesar tidak memiliki masa ini, maka sangat dimaklumi anak dengan kelahiran sesar lebih mudah stres, panik, takut dan tidak memiliki daya juang serta mudah cemas.

Ketika bayi lahir, penting sekali mendapatkan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) walaupun dengan segala tidak bisa lahir normal. Di masa ini anak belajar merangkak, bereksplorasi dengan sumber rasa nyaman yaitu puting susu ibunya. Inisiasi menyusu dini (IMD) atau early lactch on/breast crawl menurut UNICEF  merupakan kondisi ketika bayi mulai menyusu sendiri setelah lahir, yaitu ketika bayi memiliki kemampuan untuk dapat menyusu sendiri, dengan kriteria terjadi kontak kulit ibu dan kulit bayi setidaknya dalam waktu 60 menit pertama setelah bayi lahir. Cara bayi melakukan IMD dinamakan the breast crawl atau merangkak mencari payudara.

Inisiasi menyusui dini bisa mempengaruhi resiko kematian pada bayi yang baru lahir dengan empat mekanisme (Edmond et al, 2006), yaitu :

  1. ibu yang menyusui anak mereka segera setelah lahir memiliki kesempatan lebih besar untuk berhasil membangun dan mempertahankan menyusui selama bayi.
  2. Pemberian makanan prelaktal dengan antigen yang bukan dari ASI dimungkinkan mengganggu fisiologi normal usus.
  3. ASI kaya akan komponen imun dan non imun yang dapat mempercepat maturasi usus, resisten terhadap infeksi, dan pemulihan jaringan epitel dari infeksi. Total protein dan imunoglobulin juga menurun di hari pertama kehidupan (konsentrasi tertinggi pada hari pertama, setengah hari pada hari kedua, dan menurun secara perlahan pada hari-hari berikutnya).
  4. Pemberian kehangatan dan perlindungan dapat mengurangi resiko kematian akibat hipotermia selama hari pertama (terutama pada bayi prematur).

Setelah itu perhatikan setiap detik perkembangannya karena itu memaknai sesuatu pada emosi dan perilakunya di masa mendatang. ketika anak lahir perhatikan apakah dia menangis, apakah dia kuning, bagaimana pertumbuhan fisiknya? Ini bisa dikonsultasikan dengan dokter anaknya.

Stimulasi panca indera perlu ditingkatkan

Mulailah dengan indera pendengaran yang berkembang pertama kali, dimana ketika diberikan rangsangan anak sudah mulai mendengar. Untuk mendeteksi perkembangan yang tidak normal, maka perhatikan perkembangan anak secara detil. Idealnya lakukan stimulasi dengan kuat untuk beberapa indera mereka yang baru berkembang.  Lihat ketika kita memberikan stimulasi, semakin stimulasi itu diberikan maka akan terbangun sinapse yang baru di otak anak.

Meninjau perkembangan bayi, sangat kompleks yang perlu diperhatikan karena gagal di refleks atau tingkat perkembangan bayi tertentu akan berakibat pada emosi dan perilaku masa mendatang.

Bayi 0-1 bulan

  1. Tahapan perkembangan :
  • Menunjukkan perilaku meminta perhatian/ kasih sayang, menangis, meringkuk.
  • Mengangkat kepala, tangan terkepal erat, Menangis, mendengkur, tersenyum, menangis di saat tidur, penglihatan masih buram
  • Tidur, bangun, makan, secara tidak menentu
  • Tingkah lakunya lebih sering dilakukan secara reflek

 

  1. Yang Disukai:
  • Sentuhan kulit dengan kulit,
  • digendong dengan tangan atau gendongan,
  • minum ASI tanpa dijadwal,
  • mengadakan kontak mata,
  • mendengar suara bunda.

 

  1. Yang perlu diperhatikan:
  • Hindari stimulasi lingkungan yang terlalu banyak, seperti lampu yang terlalu terang, suara yang terlalu ramai, dan sebagainya.
  • Hal penting yang dipelajarinya adalah kepercayaan pada orang yang mengasuhnya.

 

  1. Stimulasi:
  • Menatap mata bayi,
  • mengajak tersenyum,
  • berbicara,
  • membunyikan berbagai suara atau musik bergantian,
  • menggantung dan menggerakkan benda berwarna mencolok,
  • memijat bayi.

 

2 Bulan

  1. Tahapan perkembangan:
  • Lengan dan kaki relaks, kepala diangkat setinggi 45 derajat, kepala masih terhuyung bila digendong dalam keadaan duduk.
  • Sebagian jari mulai membuka, mulai dapat menggenggam giring-giring
  • Bisa menjerit, membuat suara seperti sedang minum.
  • Tersenyum dengan responsif, bisa membaca suasana hati orangtua, sibuk dengan ibu jarinya
  • Mengadakan kontak mata, memperhatikan orang yang bergerak, menangis bila diturunkan dari gendongan.
  • Mulai senang berkomunikasi, protes bila kebutuhannya tidak terpenuhi.
  • Membuat asosiasi bahwa tangisan berarti digendong atau disusui

 

  1. Yang Disukai Bayi:
  • Digendong dengan kain gendongan,
  • melihat ke arah benda yang bergerak,
  • mendengarkan musik,
  • berbaring di dada ayah

 

3 Bulan

  1. Tahapan Perkembangan:
  • Memainkan tangan, Lengan dan kaki digerakkan secara sempurna, dapat membuat gerakan bebas
  • Dapat memutar Kepala, diangkat lebih tinggi dari punggung
  • Kepala bisa diangkat tegak saat digendong
  • Berguling
  • Bisa menggoyangkan giring-giring
  • Mengisap ibu jari
  • Membuat suara lebih keras, mulai tertawa
  • Bereaksi dengan senyuman, tangisan, dan bahasa tubuh

 

  1. Yang Disukai Bayi:
  • Bersandar di dada bunda,
  • bermain dengan tangannya sendiri,
  • menunjuk ke sesuatu yang bergerak

 

4 Bulan

  1. Tahapan Perkembangan
  • Bisa mengamati dengan akurat
  • Sudah bisa mengangkat lengan ketika ingin digendong
  • Tertawa geli bila digelitik
  • Bisa memeluk dengan dua tangan, menggenggam, memegang dada bunda
  • Mengangkat dada dan perut atas saat tengkurap
  • Tahu bahwa orang dan benda memiliki nama (contohnya kucing)

 

  1. Yang Disukai Bayi
  • Menyapa si pengasuh dan mengajaknya bermain,
  • memainkan jemari, bermain dengan mainan bayi,
  • menggelindingkan bola,
  • posisi menghadap ke depan bila digendong

 

5 Bulan

  1. Tahapan Perkembangan
  • Meraih sesuatu dengan satu tangan
  • Berguling ke belakang
  • Bisa melakukan posisi push-up
  • Bisa menjangkau jari kaki
  • Mainan dapat dipindahkan dari tangan yang satu ke tangan lainnya dan ke mulut
  • Menengok ke arah orang yang berbicara
  • Berusaha meniru suara-suara
  • Tertarik pada warna
  • Menggunakan tangan untuk mendorong bila ia sedang tidak mau diganggu

 

  1. Yang Disukai Bayi
  • Mendorong dengan menggunakan kaki,
  • memencet hidung bunda, menarik rambut,
  • meraba dan menyembunyikan mainannya,
  • duduk di kursi bayi dan bermain di pangkuan,
  • bermain cilukba

 

6 Bulan

  1. Tahapan Perkembangan
  • Duduk sendiri, berguling-guling, berdiri dengan berpegangan
  • Menunjuk mainan, sudah bisa menjumput
  • Senang akan suaranya: berteriak, tertawa, menggeram, serta meniru sikap wajah dengan lebih baik
  • Lebih lama bermain

 

  1. Yang Disukai Bayi
  • Bermain dengan balok-balok,
  • membanting mainan,
  • diayun-ayun, bila digendong posisinya berubah menjadi di pinggang

 

  1. Stimulus
  • Mainan yang digantung untuk memancing anak untuk meraih dan berusaha mengambil.
  • ¸ Menaruh mainan agak jauh sehingga anak mau bergerak.
  • Pilih mainan yang aman jika dimasukkan ke mulutnya
  • Tirulah suara binatang dan biarkan anak menirukan.
  • Gunakan kaca yang aman untuk mengembangkan pengenalan dirinya.
  • Buku bergambar agar anak belajar menunjukkan suatu obyek terhadap anda.

 

Otak bayi yang belum matang karena kekurangan stimulasi akan menimbulkan masalah pastinya. Oleh karena itu pada bayi yang baru lahir yang berfungsi secara penuh adalah batang otak sebagai bagian otak yang pertama kali berkembang sementara bagian otak lainnya hanya digunakan sebagian kecil saja.

Sebelum seseorang mampu untuk memfungsikan semua bagian dari otaknya, sel-sel saraf harus berkembang dengan cara membentuk jaringan dari cabang-cabang sel saraf serta menumbuhkan lapisan myelin. Proses pematangan otak terjadi di usia anak-anak. Namun tahun pertama adalah periode yang terpenting sebab meletakkan fondasi untuk perkembangan selanjutnya. Proses pematangan tidak terjadi dengan sendirinya karena otak memerlukan stimulasi dari berbagai indra untuk membentuk cabang dan menumbuhkan lapisan myelin tersebut, terutama indra keseimbangan, taktil (sentuhan) dan kinestesis (gerak). Contoh, saat orang tua menyentuh itu sudah meumbuhkan lapisan myelin dan membentuk neuron di otak anak, ketika diayun, ketika distimulasi dengan musik. Maka gerakan-gerakan yang harus dikerjakan anak pada masa bayi semuanya menjadi sangat penting

selain stimulasi, gerakan apakah stimulasi verbal berfungsi sama yaitu menumbuhkan myelin dan membentuk neuron?

stimulasi sensori berasal dari 5 indera. Apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dikecap dan dicium. Secara verbal misal mendongeng, akan memberikan stimulasi di indera pendengaran dan buku cerita bergambar memberikan stimulasi di indera penglihatan yang akan meningkatkan serta menguatkan neuron di otak anak

ketika anak akan dilahirkan secara normal tetapi terpaksa caesar karena air ketuban sudah hijau, apakah akan mempengaruhi masalah perkembangan otaknya?

Sedikit banyak YA. Meski secara waktu sudah cukup, tetapi secara proses kelahiran akan sama ketika masa perinatal ada hal-hal yang perlu sangat diperhatikan, yaitu cukup bulan, skor APGAR, menangis atau tidaknya bayi ketika lahir, serta tidak ada TORCH dan virus CMV, karena banyak anak yang terlahir dengan kondisi tersebut beresiko mengalami gangguan perkembangan.

Jadi buat yang sedang hamil pastikan nanti pas persalinan tanyakan sama dokter yang membantu partus tentang apgar score. APGAR, appearence, pulse, grimace, active, respiration, pastikan semuanya bernilai bagus. Otak motorik anak terkoneksi dengan otak emosi sehingga ketika anak emosi di kemudian hari distimulasi dengan gerakan karena gerakan yang terhambat atau skip di masa bayi akan berakibat pada masalah emosi di kemudian hari.

Foto: unsplash.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 4 =