Energy Healing

Anda membutuhkan pengobatan energi ? Hubungi 0819 0101 7889
ENERGY HEALING
Energy Healing atau pengobatan energi  atau energy medicine adalah pengobatan dengan cara menyalurkan energi ke dalam tubuh manusia yang sakit.  Energi yang diakses oleh “praktisi energi” dan kemudian disalurkan ke penderita (baik ke dirinya sendiri maupun ke orang lain) bisa berasal dari alam semesta, seperti yang sering banyak digunakan oleh para “praktisi energi”.
Energy healing” (pengobatan energi) berangkat dari konsep atau pemahaman bahwa tubuh manusia bukan hanya terdiri atas tubuh jasmani/tubuh biologis (physical body), tetapi terdiri atas tubuh energi (tubuh eterik/eteric body) dan tubuh jasmani (physical body). Tubuh jasmani bisa dilihat oleh mata kita, sedangkan tubuh energi (tubuh eterik) tidak bisa dilihat oleh mata biasa.
Kerusakan atau gangguan pada tubuh eterik/energi akan mempengaruhi kesehatan tubuh jasmani. Karena itu upayakan agar tubuh eterik selalu sehat sehingga tubuh jasmani juga sehat. Apabila tubuh jasmani sakit, upayakan pengobatan dengan cara menyalurkan energi positip ke tubuh yang sakit untuk menghilangkan hambatan (gangguan) yang terjadi pada tubuh eterik.
Energy banyak dibahas secara ilmiah dalam Fisika Quantum. Rumusan E = MC2. Einstein menunjukkan hubungan antara Energy dengan Massa; bahwa ruang dan waktu tidaklah absolute. Massa hanyalah bentuk padat dari Energy. Semua yang berfisik dan bisa disentuh sebenarnya adalah bentuk padat dari kumpulan Energy dengan penampilan yang berbeda-beda, pohon, batu, air, hewan, dan manusia. Ini berarti, energy dapat hadir dalam bentuk padat maupun non padat seperti cahaya. Gelombang radio, gelombang mikro, dan sinar-X adalah contoh bentuk dari energy non padat. Energi ada di sekitar kita dengan gelombang dan frekwensi yang berbeda-beda. Setiap hari tubuh kita bersentuhan dengan Energi dari berbagai sumber.
Tubuh manusia memiliki energi yang berupa impuls-impuls listrik yang dihasilkan oleh ATP (adenosintrifosfat) sebagai senyawa yang menyimpan energi tubuh, yang terjadi akibat pembakaran oksigen dalam tubuh. Dalam sel, energi digunakan untuk mensintesis molekul baru, kontraksi otot, konduksi saraf, menghasilkan radian energi yang menghasilkan pancaran sinar.
Medan listrik ini dapat diperbesar hingga menghasilkan energi listrik tubuh (bioelektris) bila elektron bergerak lebih cepat secara teratur. Energi atau tenaga dalam inilah yang diolah dan dikembangkan para ahli olah prana untuk menyembuhkan penyakit. Menurut Einstein segala yang ada di alam semesta ini  merupakan energy. Manifestasi energy antara lain gravitasi, dan gelombang magnet, serta energi matahari.
Aliran energi yang seimbang (harmonis) di dalam tubuh akan merestorasi energi non aktif bila dilakukan dengan pemeliharaan sistem energi melalui cara tapping (ketuk ringan), pijat, mencubit atau memelintir, guna menghubungkan titik-titik energi khusus pada kulit.
Dalam bukunya ’Energy Medicine’, seorang pakar bidang pengobatan energi yang telah 20 tahun menggeluti pengobatan energi dan menguasai sistem energi di dalam tubuh manusia, Donna Eden, bersama seorang psikolog asal John Hopkins University School of Medicine dan Antioch College, David Feinstein menyatakan, pengobatan energi sendiri adalah seni dan ilmu untuk membantu kesehatan jiwa-raga-spiritual dan kesejahteraan manusia. Pengetahuan itu juga merupakan kombinasi antara rasio dan intuisi untuk mengenal energi yang ada di dalam tubuh dan lingkungan kita. Dapat dikatakan, mempelajari pengobatan energi akan mampu mempertajam kapasitas pengenalan energi, hingga membuat kita lebih sadar serta peka dengan instrumen pengobatan diri sendiri, dibanding saat kita menggunakan pengobatan dengan teknologi modern.